Pages

Banner 468 x 60px

 

Kamar Bersalin

posisi rumah sakit dengan kamar bersalinnya menjadi sangat vital, karena di sinilah pertama kali ibu mengadakan kontak dengan bayinya sesaat setelah dilahirkan. Kalau selama dalam kandungan semua kebutuhan nutrisi janin didapatkan melalui tali pusat, maka di kamar bersalin bayi membutuhkan kontak kembali dengan ibunya, baik untuk kepentingan nutrisi maupun untuk kepentingan lainnya.
Dalam protokol kebidanan, ibu masih harus dirawat di kamar bersalin dua jam setelah melahirkan untuk deteksi dini terjadinya perdarahan post partum yang sangat mengancam jiwa. Pertanyaan yang timbul, ke mana bayi harus diletakkan selama ibu dalam pengawasan intensif untuk menghindari bahaya perdarahan ? Kalau dahulu bayi segera dirawat di kamar bayi, maka sekarang jawabnya adalah bayi diletakkan di samping ibu atau dalam sebuah boks dekat dengan ibu. Dari sinilah sebenarnya rawat gabung mulai dikerjakan.